Senin, 25 Maret 2013

tugas proposal


BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap dan kreatif.
Proses pembelajaran merupakan aktivitas yang utama, oleh karena itu guru selaku perancang sekaligus sebagai pelaksana pembelajaran dengan sebaik mungkin agar pembelajaran tersebut benar-benar efektif dan produktif.
Menurut Surya (2004:50) banyak faktor-faktor yang harus diperhatikan agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dalam arti proses pembelajaran yang dilaksanakan dapat mencapai tujuan. Faktor-faktor tersebut antara lain :
1)      Penjabaran tujuan
2)      Motivasi kepada peserta didik
3)      Penggunaan metode dan model pembelajaran
4)      Urutan materi
5)      Bantuan dalam usaha pertama
6)      Pengaturan latihan yang efektif
7)      Masalah perbedaan individu
8)      Evaluasi dan bimbingan
9)      Usaha menghapal
10)  Bantuan dalam aplikasi hasil belajar
Dalam hal ini guru dituntut untuk dapatmenciptakan suasana komunikasi yang edukatif dengan siswa, baik itu secara kognitif,afektif dan psikomotor. Untuk itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat mendorong siswa sampai dapat mencapai kompetensi tertentu.
Metode mengajar yang digunakan guru merupakan unsur penting bagi perwujudan perilaku siswa. Oleh karena itu, pemilihan dan penggunaan metode mengajar dengan variasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi adalah sebuah keniscayaan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Keberhasilan proses belajr tersebut ditentukan oleh efektif tidaknya strategi dan metode pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran.
Menurut Muthalas (Renny (2004:4) ; Elis (2006:3),
“Metode pembelajaran merupakan cara/teknik penyajian yang digunakan guru dalam proses pembelajaran agar mencapai tujuan pembelajaran.”

Setiap metode pembelajaran yang dipilih dan digunakan akan membawa pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap pencapaian hasil yang diharapkan.
Dengan demikian penentuan metode mengajar perlu terlebih dahulu emahami karakteristik metode dan mempertimbangkan kesesuaian  dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Maka dari itu penulis memilih judul “UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESIPROKAL PADA PEMBELAJARAN SMASH TENIS MEJA”.

B.     RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas, secara umun permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode resiprokal pad pembelajaran smash tenis meja.”
Untuk memudahkan dalam pelaksanaan penelitian masalah diperinci sebagai berikut:
1)      Bagaimana perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani smash pada tenis meja dengan menggunakan metode resiprokal?
2)      Bagaimana proses pembelajaran pendidikan jasmani smash pada tenis meja dengan menggunakan metode resipriokal?
3)      Bagaimana hasil belajar pada tenis meja dengan mengggunakan metode resiprokal?
C.    DEFRINISI OPERASIONAL
Agar tidak timbul berbagai penafsiran maka istilah yang terdapat pada judul penelitian di definisikan sebagai berikut :
1)      Meningkatkan hasil belajar adalah suatu usaha yag dilakukan guru da siswa untuk mecapai tujuan pembelajaran yag telah ditetepkan dalam proses pembelajaran. Tujuan yang dimaksud adalah hasil belajar siswa tetang smash pada tenis meja dengan menggunakan metode resiprokal (Nurhayati; (2009:9)
2)      Metode resiprokal adalah metode pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada teman sebaya untuk memberikan umpa balik yag memungkinkan siswa dapat berinteraksi sosial.

3)      Smash adalah pukulan yg besifat menghancurkan bola datang. Cara menghancurkan yg paling Optimal terjadi ketika raket dalam posisi datar vertikal dgn gerakan lintasan pukulan yang juga datar, tapi keduanya akan relatif thd properti bola datang yang akan dihancurkan itu. Tak peduli posisi pemain berada di atas dalam meja, di ujung, menengah, bahkan jauh meja.
4)      Tenis meja adalah cabang olahraga yang dimainkan didalam gedung oleh dua pemia atau empat pemain. Cara memainkannya dengan meggunakan bet yag dilapisi karet untuk memukul bola celluloid da melewati jarig yag tegantung diatas meja (Budi Idrawan M.Pd (2008:1)
D.    TUJUAN PENELITITAN
Sasaran umum penelitian adalah bertujuan untuk memperoleh data secara akurat tentang pelaksanaan penggunaan metode resiprokal untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan smash tenis meja,
Secara khusus
1.      Untuk mengetahui ketepatan perencanaan pembelajaran menggunakan metode resiprokal pada pembelajaran smash tenis meja untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
2.      Untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan penggunaan metode resiprokal pada pembelajaran samash tenis meja untuk meningkatkla hasil belajar
3.      Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran smash tenis meja dengan menggunakan metode resiprokal.
E.     KEGUNAAN PENELITIAN
1.      Bagi siswa
·         Menimbulkan motivasi dan minat siswa, khususnya dalam pembelajaran penjas
·         Mengembangkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran melalui pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan
2.      Bagi guru
·         Meningkatkan kemampuan guru dalam menyampaikan materi
·         Mendorong guru untuk menjadi pekerja professional.
·         Memberikan gambaran tentang kemampuan keterampilan guru dalam penerapan metode pembelajaran
·         Menumbuhkan semangat dan percaya diri
·         Menambah kesempatan untuk berperan aktif mengembangkan keterampilan dan pemngetahuan sendiri.
3.      Bagi sekolah/lembaga pendidikan
a)      Berbagi strategi atau teknik pembelajaran dapat dihasilkan dari sekolah untuk disebar luaskan kesekolah lain
b)     Membantu sekolah untuk berkembang karena adanya peningkatan atau kemajuan pada diri guru dan pendidikan sekolah tersebut.
c)      Membantu sekolah mewujudkan visi dan misi sekolah yang bermuara pada tercapainya tujuan pendidikan.

Rabu, 13 Maret 2013

TUGAS 2 METODE PENELITIAN


NAMA : ROBI HABLI M
NPM :102191080
KELAS :3B
PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SILIWANGI 2013

TUGAS 2
METODE PENELITIAN

1.       Konsep
Konsep adalah istilah dan definisi yang digunakan untuk menggambarkan gejala secara abstrak, contohnya seperti kejadian, keadaan, kelompok. Diharapkan peneliti mampu memformulasikan pemikirannya kedalam konsep secara jelas dalam kaitannya dengan penyederhanaan beberapa masalah yang berkaitan satu dengan yang lainnya.
Variable
Menurut Y. W, Best yang disunting oleh Sanpiah Faisal bahwa variable penelitian adalah kondisi-kondisi atau serenteristik yang oleh peneliti dimanipulasikan, dikontrol atau diobservasi dalam suatu penelitian. sedangkan menurut Direktorat Pendidikan Tinggi Depdikbud bahwa variable penelitian adalah segala sesuatu yang akan menjadi obyek pengamatan penelitian.

2.       Variabel bebas adalah suatu variabel yang menyebabkan atau menjadi sebab bagi berubahnya variabel lain (Dependent Variables / DV). Apabila Independent Variables / IV mengalami perubahan maka Dependent Variables / DV juga mengalami perubahan. Variabel bebas memberikan stiumulus dalam perubahan variabel lain. Banyak istilah yang digunakan untuk penyebutan istilah variabel bebas, padanan kata atau sinonim dari variabel bebas diantaranya variabel penyebab (independent variables), prediktor, stimulus, eksougen atau antecendent. Variabel bebas biasanya dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungannay dengan suatu gejala yang diobservasi.
Sumber:
http://id.shvoong.com/exact-sciences/statistics/2323653-pengertian-variabel-bebas-dan-terikat/#ixzz2NQCaB4Pt
3.       Pengertian Variabel Terikat. Variabel Terikat (Dependen Variables / DV) merupakan variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat karena adanya variabel lain (variabel bebas). Juga sering disebut variabel terikat, variabel respons atau endogen. Variabel dependen atau terikat sering juga disebut variabel criteria, respond an output (hasil). Variabel dependen (DV) merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel independent (bebas) . Ada pula yang mengistilahkan Variabel Terikat (Dependent Variables / DV) dengan variabel tergantung. Variabel tergantung memberikan reaksi / respon jika dihubungkan dengan varibel bebas. Variabel tergantung adalah adalah variable yang faktornya diamati dan diukur untuk menentukan pengaruh yang disebabkan oleh varaibel bebas.
4.       Variabel Intervening-Variabel yang bisa memperkuat atau memperlemah hubungan antar variabel (variabel moderator), secara teori merupakan satuan yang bisa diukur. Akan tetapi variabel yang yang nilainya secara satuan relatif tidak dapat diukur secara pasti, misalnya sedih, gembira, sakit hati, stress, frustasi dan sebagainya, merupakan variabel intervening. Contoh: meningkatnya hasil produksi padi dalam suatu lahan sawah yang diukur dengan satuan penggunaan biaya pupuk tinggi, biaya pembelian bibit padi tinggi, dan pengairan yang baik, tetap tidak mengalami peningkatan hasil produksi padi secara signifikan. Kemudian setelah diteliti secara seksama, ternyata sebagian besar lahan sawah sedang terserang hama

5.      Tujuan merupakan misi sasaran yang ingin dicapai oleh suatu organisasi di masa yang akan datang dan manajer bertugas mengarahkan jalannya organisasi untuk mencapai tujuan tersebut# H.R. DAENG NAJA
Tujuan merupakan bagian dari fungsi planning atau perencanaan dan merupakan langkah awal fungsi manajemen# IDA NURAIDA
Menurut Yoseph dan Yoseph, 1979, penelitian adalah art and science guna mencari jawaban terhadap suatu permasalahan. Karena seni dan ilmiah maka penelitian juga akan memberikan ruang-ruang yang akan mengakomodasi adanya perbedaan tentang apa yang dimaksud dengan penelitian.

6.       Manfaat atau Kegunaan hasil penelitian dapat diklasifikasikan menjadi manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis artinya hasil penelitian bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan obyek penelitian. Manfaat praktis bermanfaat bagi berbagai pihak yang memerlukannya untuk memperbaiki kinerja, terutama bagi sekolah, guru, dan siswa serta seseorang untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

7.       anggapan dasar atau postulat adalah sebuah titik tolak pemikiran yang kebenarannya diterima oleh penyelidik. Setiap penyelidik dapat merumuskan postulat yang berbeda. Seorang penyelidik mungkin meragukan sesuatu anggapan dasar orang lain diterima sebagai kebenaran. (Menurut Prof. Dr. Winanto surakhamd M.Sc.Ed.)




8.       Secara etimologi, hipotesis berasal dari dua suku kata yaitu ‘hypo” yang berarti lemah dan “thesis” yang berarti pernyataan. Hipotesis berarti sebuah pernyataan yang lemah, atau kesimpulan yang belum final, masih harus diuji atau dibuktikan kebenarannya. Menurut Kerlinger (2004:30) hipotesis adalah pernyataan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih.
9.       nstrumen penelitian dirancang untuk satu tujuan penelitian dan tidak akan bisa digunakan pada penelitian lain. Kekhasan setiap obyek penelitian membuat seorang peneliti harus merancang sendiri instrumen yang akan digunakannya. Susunan instrumen untuk setiap penelitian tidak selalu sama dengan penelitian yang lain. Hal ini disebabkan karena setiap penelitian mempunyai tujuan dan mekanisme kerja yang berbeda-beda.

10.   pengertian survey, yaitu tindakan mengukur atau memperkirakan. Namun dalam penelitian survey lebih berarti sebagai suatu cara melakukan pengamatan di mana indikator mengenai variabel adalah jawaban-jawaban terhadap pertanyaan yang diberikan kepada responden baik secara lisan maupun tertulis. Survey biasanya dilakukan satu kali. Peneliti tidak berusaha untuk mengatur atau menguasai situasi. Jadi perubahan dalam variabel adalah hasil dari peristiwa yang terjadi dengan sendirinya.
Penelitian survey termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif , meskipun dalam survey sudah banyak dikembangkan menjadi penelitian-penelitian yang sudah mulai melakukan ‘inferensial’, melakukan prediksi tertentu. Contoh soal: Sensus penduduk biasanya dilakukan setiap lima tahun dan menjelang pemilihan umum. Di antara sensus yang dilakukan lima tahun sekali, biasanya dilakukan SUPAS (survey penduduk antar sensus). Karena hanya survey, maka berlaku teknik sampling. Tidak semua pendudiuk dijadikan responden. Dalam hal ini hasil survey diharapkan sanggup ‘menginferens, meramalkan dalam tingkatan tertentu terhadap situasi dan kondisi kependudukan pada umumnya.

Senin, 11 Maret 2013

tugas biomekanik 1


NAMA :ROBI HABLI M
NPM :102191080
KELAS :3 B
PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
2013

TUGAS  1
BIOMEKANIK

1.      Pengertian titik berat badan
Titik berat badan adalah titik dimana gaya berat badan atau anggota tubuh itu bekerja. Dapt juga dikatakan bahwa titik berat badan adalah titik yang mewakili benda atau tubuh

2.      Pengertian efisiensi gerak
Efisiensi gerak adalah perbandingan yang terbaik antara input (masukan) dan output (hasil antara keuntungan dengan sumber-sumber yang dipergunakan) seperti halnya juga hasil optimal yang dicapai dengan penggunaan sumber yang terbatas dengan kata lain adalah hubungan yang telah diselesaikan (SP.Hasibuan :1984;233-4 yang mengutip pernyataan H.Emerson)

3.      Pengertian kinesiology
Kinesiologi, berasal dari kata Yunani kinesis (gerakan) dan kinein (untuk pindah), juga dikenal sebagai kinetika manusia, adalah ilmu tentang gerakan manusia. Ini adalah disiplin yang memfokuskan pada Aktivitas Fisik.
 Kinesiologi berasal dari kata kines dan logos, kines adalah gerak sedangkan logos berati ilmu,
jadi kinesiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang gerak, khususnya gerak pada manusia Kinesiologi berasal dari kata “kinein” yang berarti “bergerak” dan “logos” yang berarti “membicarakan”.


4.      Pengeetian gerak
Gerak adalah proses berpindahnya suatu benda dari suatu kedudukan ke kedudukan yang lain.(menurut ilmu fisika)
Gerak adalah peralihan tempat atau kedudukan baik hanya sekali mapun berkali-kali. (menurut kamus besar bahas Indonesia)
5.      Pengertian biomekanika
a.       Pengertian stabil
Pengertian stabil adalah suatu benda atau seseorang itu dalam keseimbangan stabil kalau benda atau orang tersebut mendapat pengaruh dari luar (pengaruh yang relative ), keseimbangannya tidak berubah/kembali dalam keseimbangan yang semula.
b.      Pengertian labil
Suatu benda atau seseorang itu dalam keseimbangan labil, kalau benda atau orang tersebut mendapat pengaruh dari luar (pengaruh yang relative kecil) keseimbangannya akan hilang atau jatuh.
c.       Pengertian indifferent/netral
Suaatu benda atau seseorang dalam keseimbangan indifferent kalau benda atau orang tersebut mendapat pengaruh dari luar(pengaruh yang relatif kecil) kesetimbangannya berubah (tidak Hilang) atau dalam kesetimbangan baru
d.      Bunyi hukum keseimbangan
1)      badan selalu dalam keadaan setimbang selama proyeksi dari titik berat badan tersebut jatuh dalam bidang tumouan (hukum kesetimbangan I)
2)      stabilitas berbanding lurus dengan luas bidang tumpuannya. Artinya makin luas bidang tumpuan makin besar stabilitasnya. Sebaliknya,  makin kecil bidang tumpuan makin kecil stabilitasnya. (hokum kesetimbangan II)

Kamis, 07 Maret 2013

tugas 1 metode penelitian


NAMA       : ROBI HABLI M
KELAS      : 3 B
NPM          : 102191080

PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SILIWANGI

TUGAS 1
METODE PENELITIAN
1.      1. Penelitian adalah:Suatu proses penyelidikan secara sistematis yang ditujukan pada penyediaan  informasi untuk menyelesaikan masalah-masalah
(Cooper & Emory, 1995) 

2.      2. Penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan yang juga disebut pendekatan investigasi karena biasanya peneliti mengumpulkan data dengan cara bertatap muka langsung dan berinteraksi dengan orang-orang di tempat penelitian (McMillan & Schumacher, 2003).

3.     3. Penelitian Kuantitatif adalah penelitian yang ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagain dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Tujuan Penelitian Kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan hipotesis yang dikaitkan denganfenomena alam.Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2023657-pengertian-penelitian-kuantitatif/#ixzz2MowXSrIQ

4.     4. Pengertian Penelitian Sejarah
Secara umum dapat dimengerti bahwa penelitian historis merupakan penelaahan serta sumber-sumber lain yang berisi informasi mengenai masa lampau dan dilaksanakan secara sistematis.

5.      5. Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya ( Best,1982 : 119).

6.      6.penelitian eksperimen adalah suatu penelitian yang di dalamnya ditemukan minimal satu variabel yang dimanipulasi untuk mempelajari hubungan sebab-akibat. Menurut Solso & MacLin (2002),

7.      7.Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian praktis yang dimaksudkan untuk memperbaiki pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan salah satu upaya guru atau praktisi dalam bentuk berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkan mutu pembelajaran di kelas.


8.      8.Pedagogi Olahraga (Sport pedagogy) adalah sebuah disiplin ilmu keolahragaan yang berpotensi untuk mengintegrasikan subdsiiplin ilmu keolahragaan lainnya untuk melandasi semua praktik dalam bidang keolahragaan Yang mengandung maksud dan tujuan untuk mendidik.

9.      9.Sosiologi olahraga merupakan ilmu terapan, yaitu kajian sosiologis pada masalah keolahragaan. Proses sosial dalam olahraga menghasilkan karakteristik perilaku dalam bersaing dan kerjasama membangun suatu permainan yang dinaungi oleh nilai, norma, dan pranata yang sudah melembaga.

110 Populasi atau universe ialah jumlah keseluruhan dari unit analisa yang ciri-cirinya akan diduga.

111.Sampel adalah bagian dari populasi yang diharapkan mampu mewakili populasi dalam penelitian

tugas 1 evaluasi pembelajaran


NAMA       : ROBI HABLI M
KELAS      : 3B
NPM           : 102 191 080

PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SILIWANGI 2013

TUGAS 1
EVALUASI PEMBELAJARAN PENJAS

1.      Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(sumber: peraturan pemerintah republik indonesia nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan bab i poin 1)


2.      Taksonomi Bloom adalah sistem klasifikasi tujuan pendidikan yang diajukan pada tahun 1956 oleh suatu komite pendidik Amerika Serikat yang dikepalai oleh Benjamin Bloom.

3.       
a.       TES adalah pengukuran terencana yang dipakai guru untuk mencoba menciptakan kesempatan bagi para siswanya untuk memperlihatkan prestasi mereka dalam kaitannya dengan tujuan yang telah ditentukan (James S Cangelosi, 1995 : 21)

b.      Pengukuran adalah proses pengumpulan data secara empiris yang digunakan untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan(James S Cangelosi, 1995 : 21)

c.       Assessment merupakan suatu kegiatan pemahaman dan perumusan masalah yang terus-menerus dilakukan (an ongoing affair) dan sekaligus bersamaan waktunya (conterminous)dengan proses pertolongan itu sendiri.

d.      Pengertian tentang grade juga dinyatakan oleh Johnson and Johnson, grade sebagai symbol yang mungkin berupa huruf, angka atau kata-kata yang menggambarkan pertimbangan nilai relative pencapaian hasil belajar selama waktu tertentu (bisa 1 tahun, 1semester, atau 1 kwartal, tergantung system yang berlaku disuatu lembaga sekolah)

e.       Evaluasi adalah suatu proses dalam merencanakan, memperoleh, dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif - alternatif keputusan
(MEHRENS & LELMAN, 1978)